بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم
ألسـلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Rabb semesta alam.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, keluarga, para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.
Cerita ini berkisah tentang perjumpaan dua orang sahabat yang terpisah
sedemikian lama. Sambil ngobrol di sebuah cafe mereka melepas rindu.
Topik awal sih tentang nostalgia jaman sekolah dulu yang kemudian
berlanjut dengan kehidupan mereka masing-masing saat ini.
"Mengapa sampai sekarang kamu belum juga menikah?" tanya yang seorang kepada temannya yang sampai sekarang masih membujang.
"Sejujurnya sampai saat ini aku terus mencari wanita yang sempurna.
Itulah sebabnya sampai saat ini aku masih melajang. Dulu sih di
Bandung aku bertemu dengan seorang gadis cantik yang amat pintar . Dan kemudian aku berpikir inilah wanita ideal yang cocok untuk menjadi
istriku, namun ternyata selama masa pacaran aku merasa tertekan dengan kesombongannya, dan akhirnya hubungan kami putus sampai di situ"
"Kemudian di Jakarta aku menemukan sosok wanita rupawan nan ramah dan dermawan. Hatiku bergetar dibuatnya pada saat pandangan pertama, inilah wanita ideal bagiku. Namun belakangan baru ketahuan kalau dia banyak tingkah dan tidak bertanggung jawab.
"Aku terus berusaha dalam pencarianku, namun selalu saja kutemukan
kelemahan dan kekurangan pada setiap wanita yang kutaksir. Hingga
suatu hari aku mendapati seorang wanita yang selama ini aku dambakan,
ia demikian cantik, pintar, baik hati, dermawan dan suka humor. Aku
pikir inilah dia pendamping hidup yang dikirim Tuhan untukku."
"Lantas," sergah temannya yang sedari tadi mendengarkan, "Apa yang
terjadi? Mengapa kamu tidak segera meminangnya ?"
Teman yang ditanya ini diam sesaat, suasana menjadi hening.
Akhirnya dengan suara lirih si Bujangan ini menjawab,"Baru belakangan
aku ketahui bahwa diapun sedang mencari sosok pria yang sempurna."
Saudaraku,.......
bahwa sesungguhnya di dunia ini tidak ada sempurna.
Kesempurnaan Hanyalah Milik Allah.
Dan Kita sebagai Manusia memangnya tempat salahnya dan lupa.
dan sebaik2 insan adalah insan yang mau memperbaiki diri.
Allah sendiri Telah Menegaskan bahwa setiap Bani Adam ITU memiliki Dosa, Dan sebaik2 orang yang berdosa adalah orang yang bertaubat.jadikanlah kekurangan pasangan anda sebagai Ladang Amal Saudara untuk memperbaikinya, dan jadikanlah kelebihannya sebagai berkah yang telah Allah Berikan Kepada kita.
Kami minta maaf apabila terdapat kekurangan/kesalahan dalam penulisan ini, karena dangkalnya pengetahuan dalam mendalami Islam sebagai agama yang dicintai. Semua hanya berpulang kepada niat baik dan didasari hati yang ikhlas, tulus, serta niat ingin berbagi.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Smoga bermanfaat.
Amieeeen,...61x.
وألسـلام عليكم ورحمة الله وبركات
CIREBON, Jum'at 12 Maret 2010
No comments:
Post a Comment